KUASAI & SEKURITISASI Sumber Alam… INDONESIA dapat Tarik Modal PULUHAN RIBU Trilyun Rp !

KUASAI & SEKURITISASI Sumber Alam… INDONESIA dapat Tarik Modal PULUHAN Ribuan Trilyun, Tanpa MENJUAL, MELEGO, MENGGADAI yang diperhalus dengan Istilah Investasi dengan Pemberian Konsesi !

Sesuai pasal 33 UUD ’45 pasal 33:

(1) Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan.(2) Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.

(3) Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai olehnegara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.

Bila Para Pemimpin, Pemerintahan dan DPR, serta Lembaga Tinggi Negara  Sadar dan TAATI  AMANAT Konstitusi tersebut, Seharusnya Indonesia memiliki Kelimpahan Modal yang sangat Besar. Strategi mudah :

1. BATU  BARA : 1 juta hektar Batu bara yang memiliki kandungan batubara 40% (atau 400.000 ha) dengan kedalaman 4 meter, berarti terdapat Kandungan deposit 400.000 ha x 4 m x 10.000 = 16 Milyar Metrik Ton ! Bila asumsi harga batu bara tsb Average Calorie 5.000 Cal dengan harga USD 60 / metrik ton, berarti Lahan 1 juta Ha tsb Bernilai  USD 960. Milyar atau Equivalen Rp.8,6 RIBU TRILYUNN !! Selanjutnya, Jual saham sekitar 35%-40% Indonesia sudah dapat peroleh Rp. 2.250 Trilyun !!

BAYANGKAN  Berapa puluh juta Ha Tambang Batu Bara Kita ??

2. EMAS  : Ambil saja diamankan 10.000 Ha, maka Simulasi kami bisa bernilai  Rp.10.000 tirlyun

3. NICKEL: Amankan saja 100.000 Ha, simulasi bernilai  > Rp.1.000 Trilyun

4. MINYAK: Amankan 10  Cadangan Terbesar simulasi bernilai > Rp. 50. ribu Trilyun

5. GAS ALAM : Amankan 5 Penghasil Terbesar, simulasi bernilai >EprP.50 RIBU TRILYUN !!

6. Belum Iron Ore, ALumunium, Phosphat, Air dlsb.

Berdasar Simulasi berkisar 10-15 % saja dari luas kekayaan Indonesia, sudah bernilai >>> Rp. 100 ribu Trilyun !

JADI :

1. SUMBER kekayaan Alam (SDA) kita benar2 menjadi JARAHAN Kong-Kaliikong Sistemik selama ini,

2. NEGARA melalui BUMN bisa Menarik Modal dari Penjualan Saham di Pasar Modal Internasional sekitar 30-35% dan MENARIK  lebih  Rp. 35.000 TRILYUN sebagai Pembiayaan Sektor Utama  “Pengolahan Pertambangan” yang bisa seterusnya bisa hasilkan pemasukan Pajak dan Non Pajak > 5.000 Trilyun / Tahun, yang bisa menggerakkan Pembiayaan Nasional, TANPA MENGGADAI, MENJUAL, ME-LEGO  yang diperhalus oleh istilah INVESTASI dengan pemberian Konsesi !!

3. Rakyat & Negeri kita benar2 Dibodohi, dikhianati dan hanya DIPELIHARA “Kemiskinan” nya agara TETAP BISA DIKUASAI !

4. Adanya lebih 140 BUMN (Badan Usaha Milik Negara), kini hanya BASA BASI Tidak Difungsikan, Biar bisa tetap DIJARAH !

Pantas Bila INDONESIA terkenal disebut Negara yang terkena Hukuman “The Paradox of Many”, Sumber kekayaan alam Melimpah tapi Tetap Miskin karena Para Pemimpin KHIANAT.  Atau Indonesia terkenal sbg Negara KUTUKAN, Negara Kaya dengan Rakyat Miskin dan Negara LEMAH ! Jadi jangan SALAHKAN bila Malaysia saja bisa mudahnya BERTINDAK SEMENA MENA thd Aparat Negara, apalagi terhadap Rakyat Indonesia !

Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Komentar

  • Dally Subagijo  On 22 September 2010 at 11:45 AM

    Hal diatas benar dan dapat berlaku jika kita semua merasa satu sebagai bangsa Indonesia. Tapi karena sebagian besar bangsa kita merasa dirinya satu-satu, sehingga masing-masing (nggak hanya pemerintah, pengusaha, dan lain-lain) hanya mementingkan diri sendiri, sehingga kebocoran (korupsi) dimana-mana.

    Mari dimulai dari kepemimpinan tertinggi di Indonesia dan SELURUH komponen rakyat Indonesia, bersumpah atas nama TUHAN YANG MAHA ESA bahwa kita adalah Bangsa yang satu, Bertanah Air satu, dan Berbahasa satu Indonesia (kembali kepada Sumpah Pemuda, namun dengan nama Tuhan YME).

    Dengan demikian diharapkan tingkah yang menyimpang dari koridor kebersamaan ini (KKN) dapat secara moral di kikis, karena semua telah bersumpah atas nama Tuhan YME. Jika masih ada kasus KKN, jelas kita tegakkan hukum dan masing-masing punya tanggung jawab yang telah diucapkan kepada Tuhan YME.

    Hal ini penting karena saat pejabat memegang posisi mereka memang disumpat di acungi kitab suci, tapi istri, anak-anak, sodara, dan pengusaha yang mengelilinginya khan tidak di sumpah. Jadi KKN bukan langsung kepada keluarga tapi justru lewat istri, anak-anak, sodara, dll. yang tidak disumpah…..

    Salam,
    Dally Subagijo
    (FORUM KOMUNIKASI SUMPAH BANGSA INDONESIA)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: